Implementasi TJSL Perhutani, Jembatan Maslahat Perkuat Akses dan Perekonomian Masyarakat Tasikmalaya

Sosial Tanggal: 2026 - 06 - 22 8 views Penulis: Reva Belinda
Implementasi TJSL Perhutani, Jembatan Maslahat Perkuat Akses dan Perekonomian Masyarakat Tasikmalaya
TASIKMALAYA, PERHUTANI (22/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya mendukung pembangunan dan peresmian Jembatan Maslahat yang menghubungkan Kampung Babakan Cikadu, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya dengan Kampung Sinargalih, Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (20/06).

Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo beserta jajaran Perhutani KPH Tasikmalaya, perwakilan Sinergi Foundation Dadi, perwakilan BSI Maslahat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanjungjaya dan Sukarame, pemerintah desa setempat, tokoh masyarakat, serta warga yang menjadi penerima manfaat.

Jembatan gantung sepanjang 64 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut dibangun melalui kolaborasi Perhutani, Sinergi Foundation, dan BSI Maslahat dalam rangka program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perhutani. Program TJSL merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi pembangunan berkelanjutan di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan, khususnya bagi masyarakat di sekitar kawasan hutan, melalui kegiatan pemberdayaan dan penyediaan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Administratur/KKPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Maslahat merupakan wujud nyata implementasi program TJSL Perhutani dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar hutan.

“Perhutani melalui program TJSL terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek kehutanan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Jembatan ini menjadi bukti nyata sinergi yang memberi manfaat langsung bagi peningkatan mobilitas dan kesejahteraan warga,” ungkap Danu.

Sementara itu, perwakilan Sinergi Foundation, Dadi, menyampaikan bahwa Jembatan Maslahat merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses yang aman, layak, dan berkelanjutan.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung wilayah, tetapi penghubung harapan masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh warga dan menjadi penggerak aktivitas ekonomi di kawasan ini,” ujar Dadi.

Masyarakat setempat menyambut baik keberadaan jembatan tersebut. Infrastruktur ini dinilai mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memperkuat konektivitas dan aktivitas ekonomi antarwilayah yang selama ini terpisahkan oleh aliran sungai.

Melalui implementasi program TJSL ini, Perhutani KPH Tasikmalaya terus memperkuat perannya sebagai penggerak sinergi pembangunan wilayah yang berkelanjutan serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Kom-PHT/Tsm/Irb)