TASIKMALAYA, PERHUTANI (14/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya melalui Asisten Perhutani (Asper)/Kepala BKPH Tasikmalaya, Ryan Metika Prasetyo, didampingi Kepala Sub Seksi (KSS) Kemitraan, Saiful Manan, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan komunikasi sosial (komsos) bersama stakeholder di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis (11/06).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Karangjaya, Soni Ruswandi, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Karangjaya, serta tokoh masyarakat sekitar hutan. Pertemuan dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara Perhutani, pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan.
Mewakili Administratur/KKPH Tasikmalaya, Asper/KBKPH Tasikmalaya Ryan Metika Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan sarana yang efektif untuk membangun kesamaan persepsi serta mempererat hubungan kemitraan antara Perhutani dengan seluruh stakeholder di wilayah sekitar hutan.
“Melalui kegiatan komsos ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik, sehingga berbagai program pengelolaan hutan, perlindungan kawasan, serta kegiatan kemitraan kehutanan dapat berjalan dengan optimal. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, KSS Kemitraan Saiful Manan menjelaskan bahwa Perhutani terus mendorong penguatan kemitraan dengan masyarakat sekitar hutan melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan.
Sementara itu, Kepala Desa Karangjaya, Soni Ruswandi, menyampaikan apresiasi atas upaya Perhutani yang secara rutin membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat.
“Kami siap mendukung program-program Perhutani dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan karena manfaatnya sangat besar bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan air dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Melalui kegiatan silaturahmi dan komunikasi sosial tersebut, diharapkan sinergitas antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar hutan semakin kuat guna mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, aman, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.(Kom-PHT/Tsm/Irbas)